https://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/issue/feed Prosiding Seminar Nasional Sosial, Humaniora, dan Teknologi 2026-08-28T11:54:51+00:00Dian Purnama Saristimjournals3@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Prosiding Seminar Nasional Sosial, Humaniora, dan Tekhnologi</strong> dengan ISSN <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220726481054231">2962-7966 (media online)</a>, merupakan wadah publikasi dari kegiatan <strong>Seminar Nasional Sosial, Humaniora, dan Tekhnologi (SENASHTEK) </strong>digagas oleh Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma pada tahun 2022. Panitia pelaksana telah mengundang pembicara dari kalangan praktisi dan peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitiannya pada SENASHTEK. SENASHTEK juga memberi kesempatan kepada para peneliti, dosen, mahasiswa dan masyarakat umum untuk mempresentasikan serta mediskusikan hasil penelitiannya, dalam kegatan seminar nasional ini.</p>https://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1037Disparitas Putusan Pidana Dalam Perspektif KUHP Nasional: Systematic Literature Review Terhadap Penerapan Pedoman Pemidanaan oleh Hakim2026-06-21T04:39:02+00:00Rafsandi Dimbararafsandi2@gmail.com<p>Disparitas putusan pidana menjadi isu penting dalam sistem peradilan pidana Indonesia karena perbedaan pidana terhadap perkara serupa dapat memengaruhi kepastian hukum, proporsionalitas, dan rasa keadilan. Kehadiran KUHP Nasional melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 memperkenalkan pedoman pemidanaan yang diharapkan mampu mengarahkan diskresi hakim secara lebih terstruktur. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review berbasis PRISMA 2020 dengan sintesis naratif-tematik terhadap literatur tentang disparitas pemidanaan, pedoman pemidanaan, KUHP Nasional, diskresi hakim, dan pertimbangan putusan. Hasil sintesis menunjukkan enam tema utama, yaitu pedoman pemidanaan, diskresi hakim, disparitas putusan, proporsionalitas pidana, kepastian hukum dan keadilan substantif, serta individualisasi pidana. Artikel ini menegaskan bahwa reduksi disparitas tidak identik dengan penyeragaman pidana, melainkan dengan penguatan argumentasi hakim yang rasional, transparan, proporsional, dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>2026-08-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rafsandi Dimbarahttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1038Dinamika Pengawasan Kerja dan Budaya Disiplin dalam Membentuk Produktivitas Karyawan di Lingkungan Industri2026-06-24T03:56:46+00:00Dedy Darmawandedy310@gmail.comFarida Islamiahfarida.islamiah@unm.ac.id<p>Produktivitas karyawan di lingkungan industri tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individual, tetapi juga oleh sistem pengawasan kerja dan budaya disiplin yang membentuk perilaku kerja sehari-hari. Artikel ini bertujuan mensintesis penelitian terdahulu mengenai dinamika pengawasan kerja dan budaya disiplin dalam membentuk produktivitas karyawan industri. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review berbasis PRISMA 2020 dengan tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi artikel. Literatur yang dikaji difokuskan pada publikasi tahun 2020-2026 yang membahas pengawasan kerja, disiplin kerja, budaya organisasi, produktivitas, dan kinerja karyawan. Hasil sintesis menunjukkan empat tema utama, yaitu pengawasan sebagai kontrol produktif, budaya disiplin sebagai fondasi konsistensi kerja, interaksi pengawasan-disiplin, dan faktor kontekstual seperti kepemimpinan, kompetensi, motivasi, kompensasi, lingkungan kerja, serta monitoring digital. Kajian ini menyimpulkan bahwa produktivitas industri terbentuk melalui keseimbangan antara kontrol formal dan internalisasi nilai disiplin.</p>2026-08-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dedy Darmawan, Farida Islamiahhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1040Analisis Strategi Pemasaran Berbasis Pengalaman Konsumen di Era Digital: Studi Kualitatif pada Pelaku UMKM di Kota Medan2026-07-12T09:47:42+00:00Zefanya Meilani Parhusipzefanyameilani21@gmail.comOktavia Dearma Br Purbaoktaviamedann@gmail.comPutri Br Sinuratputrisinurat45@gmail.comJihan Humairohjihanhumairoh07@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memasarkan produk serta membangun hubungan dengan konsumen. Salah satu strategi yang semakin penting adalah pemasaran berbasis pengalaman konsumen (<em>customer experience</em>), yaitu upaya menciptakan pengalaman positif yang mampu meningkatkan kepuasan, loyalitas, dan keputusan pembelian pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran berbasis pengalaman konsumen yang diterapkan oleh pelaku UMKM di Kota Medan pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang aktif memanfaatkan media digital dalam kegiatan pemasaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman konsumen dipengaruhi oleh kualitas pelayanan, komunikasi yang responsif, kemudahan transaksi digital, interaksi melalui media sosial, serta kemampuan pelaku UMKM dalam memahami kebutuhan pelanggan. Penerapan strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, membangun loyalitas, memperkuat citra usaha, dan meningkatkan daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan strategi pemasaran yang lebih berorientasi pada pengalaman konsumen untuk menciptakan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.</p>2026-08-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Zefanya Meilani Parhusip, Oktavia Dearma Br Purba, Putri Br Sinurat, Jihan Humairohhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1041Manifestasi Budaya Makassar dalam Wacana Kelas: Kajian Integratif Etnopedagogi dan Tindak Tutur2026-07-13T10:39:51+00:00Dedi Gunawan Saputradedigunawansaputra@unm.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan kajian pendidikan berbasis budaya yang kerap membatasi kearifan lokal sebatas materi ajar formal, sehingga performativitas tutur guru sebagai ruang pewarisan nilai belum dipetakan secara terintegrasi. Masalah utamanya adalah hegemoni teori wacana kelas Barat yang cenderung kaku dalam melihat interaksi kelas, sehingga mengabaikan bagaimana budaya lokal bekerja melunakkan ketegangan instruksional. Sebagai solusinya, penelitian ini menerapkan metode Systematic Literature Review berbasis PRISMA 2020 untuk mengintegrasikan domain etnopedagogi dan tindak tutur. Hasil kajian integratif menunjukkan bahwa retorika lokal Makassar beroperasi sebagai etika pedagogis yang aktif. Secara mikro-pragmatis, nilai <em>sirik na pacce</em> serta etika <em>sipakatau</em> terwujud melalui sapaan kekerabatan dan partikel enklitik pelunak seperti <em>-ki, -mi</em>, dan <em>-mo</em>. Perangkat bahasa ini efektif memitigasi tindak tutur direktif guru dari paksaan koersif menjadi ajakan persuasif yang menjaga martabat siswa. Kajian ini menyimpulkan bahwa budaya tidak sekadar diajarkan secara tekstual, melainkan dihidupkan melalui bahasa untuk mengonstruksi otoritas guru yang humanis dan responsif budaya.</p>2026-08-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dedi Gunawan Saputrahttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1043Pemahaman Masyarakat Tentang Riba dan Produk Bank Syariah di Desa Pemango dan Pulau Tige Kabupaten Bener Meriah2026-07-15T15:00:29+00:00Cut Siti Maisyarahsm6824749@gmail.comErni Wiriani Ernierniwiriani71@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, literasi keuangan syariah, dan religiusitas terhadap pemahaman masyarakat tentang riba dan produk bank syariah serta pengaruhnya terhadap preferensi layanan keuangan syariah. Penelitian ini dilakukan di Desa Pemango dan Desa Pulo Tige, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 94 responden dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan pendekatan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pemahaman masyarakat tentang riba dan produk bank syariah dengan nilai thitung < tabel dan nilai signifikansi sebesar 0,117 > 0,05. Literasi keuangan syariah juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pemahaman masyarakat dengan nilai signifikansi sebesar 0,527 > 0,05, demikian pula religiusitas yang tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,208 > 0,05. Selanjutnya, hasil pengujian terhadap preferensi layanan keuangan syariah menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,021 < 0,05, sedangkan pendidikan dan religiusitas masing-masing tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,746 > 0,05 dan 0,317 > 0,05. Pemahaman masyarakat tentang riba dan produk bank syariah juga tidak berpengaruh signifikan terhadap preferensi layanan keuangan syariah dengan nilai signifikansi sebesar 0,670 > 0,05. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang riba dan produk bank syariah tidak berperan sebagai variabel mediasi karena nilai Z Sobel < 1,96. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan syariah merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam membentuk preferensi masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi keuangan syariah melalui edukasi dan sosialisasi yang terarah dan berkelanjutan dengan melibatkan lembaga keuangan syariah, pemerintah daerah, serta tokoh agama agar masyarakat mampu memahami perbedaan antara riba dan mekanisme produk bank syariah secara lebih tepat.</p>2026-08-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Cut Siti Maisyarah, Erni Wiriani Ernihttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1045Brand Switching Research: A Bibliometric Analysis of Knowledge Structure, Thematic Evolution, and Emerging Research Fronts2026-07-17T11:09:36+00:00Qanaia Savilga Rasyaqanaiarasya@gmail.comCindy Carolina Nainggolannainggolancindy4@gmail.comAqila Rana Safiqaaqilaranasafika@gmail.comRahmat Hidayatrhidayat1277@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan, struktur pengetahuan, evolusi tema, dan arah penelitian brand switching melalui pendekatan bibliometrik. Metode penelitian menggunakan analisis bibliometrik terhadap 50 dokumen yang diperoleh dari Google Scholar melalui perangkat lunak Publish or Perish (PoP), kemudian divisualisasikan menggunakan VOSviewer dalam bentuk network visualization dan overlay visualization. Analisis dilakukan berdasarkan perkembangan publikasi, Google Scholar Rank (GS Rank), jumlah sitasi, serta pemetaan co-occurrence dan klaster kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi brand switching mengalami pertumbuhan yang fluktuatif, dengan tema brand switching menjadi pusat jaringan yang terhubung dengan perilaku konsumen, loyalitas merek, harga, kepuasan, pengalaman pelanggan, dan keputusan berpindah. Pemetaan menghasilkan 16 klaster yang terdiri atas 81 item, menunjukkan bahwa penelitian berkembang secara multidimensional dan semakin mengarah pada konteks pemasaran digital, media sosial, serta pengalaman konsumen. Penelitian selanjutnya disarankan mengombinasikan basis data bereputasi seperti Scopus dan Web of Science, memanfaatkan perangkat bibliometrik lain seperti Bibliometrix atau CiteSpace, serta melengkapinya dengan systematic literature review atau meta-analysis untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perkembangan penelitian brand switching.</p>2026-08-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Qanaia Savilga Rasya, Cindy Carolina Nainggolan, Aqila Rana Safiqa, Rahmat Hidayathttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1050Pengaruh Penggunaan Aplikasi Zoom terhadap Efektivitas Pembelajaran Online Mahasiswa2026-07-18T05:17:10+00:00Widya Natasyawidyanatasya2112@gmail.comAlifia Zahra Tanjungalifiazhratnjg@gmail.comSixson Roberto Simangungsongmsixson@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan aplikasiZoom terhadap efektivitas pembelajaran online mahasiswa. Pnelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadao 52 mahasiswa yang pernah mengikuti pembelajaran menggunakan Zoom. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modelling dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Zoom berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pembelajaran online, dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,630, nilai T-Statistics sebesar 3,865, dan nilai P sebesar 0,000. Penggunaan Zoom juga mampu menjelaskan 39,6% variasi efektivitas pembelajaran online. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan fitur Zoom yang optimal dapat meningkatkan pemahaman materi, interaksi, dan partisipasi mahasiswa. Namun, efektvitas pembelajaran tetap dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kualitas jaringan internet, kompetensi digital, dan strategi pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan dukungan infrastruktur dan pengelolaan pembelajaran yang baik agar pembelajaran online berlangsung lebih efektif.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Widya Natasya, Alifia Zahra Tanjung, Sixson Roberto Simangungsonghttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1051Penerapan Algoritma LSTM dalam Memprediksi Volatilitas Harga Saham Sektor Teknologi di Bursa Efek Indonesia2026-07-18T07:37:59+00:00Alia Anjanialyaanjani456@gmail.comInayati Al Mawaddahinayatialmawaddah@gmail.comJuwita Nuraini Panjaitanwwitaaa2006@gmail.comImam Saputrasaputraimam69@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi dan akurasi algoritma <em>Long Short-Term Memory</em> (LSTM) dalam memprediksi volatilitas harga saham sektor teknologi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menggunakan data historis harian PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO.JK) periode 2023–2026 , penelitian eksperimental ini menerapkan arsitektur <em>Stacked</em> LSTM untuk menangkap karakteristik data finansial yang bersifat non-linear dan memiliki ekor gemuk (<em>heavy-tailed</em>). Pra-pemrosesan data dilakukan melalui penghitungan <em>log return</em>, <em>rolling standard deviation</em> 21 hari, dan normalisasi <em>Min-Max Scaling</em>. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model <em>Stacked</em> LSTM dengan regularisasi <em>Dropout</em> ganda sebesar 20% mampu mengalami konvergensi yang ideal tanpa mengalami <em>overfitting</em>. Model ini mencatatkan performa prediktif yang superior dengan nilai <em>Root Mean Squared Error</em> (RMSE) yang sangat minimal, yaitu sebesar 0,00282. Analisis visual membuktikan ketangkasan model dalam mereplikasi tren volatilitas aktual serta mendeteksi sinyal pembalikan arah secara presisi. Secara praktis, akurasi ini berimplikasi penting bagi manajer investasi dalam mitigasi risiko portofolio dan bagi regulator sebagai sistem peringatan dini bursa.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Alia Anjani, Inayati Al Mawaddah, Juwita Nuraini Panjaitan; Imam Saputrahttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1057Peran Sistem Informasi Manajemen dalam Mendukung Strategi Digital Marketing2026-07-18T13:35:34+00:00Ryan Achmad Fahrizi Siregarryanachmad2811@gmail.comDwi Marhamahdwimarhamah19@gmail.comDimas Firmansyahdimasfirmansya19@gmail.comJihan Humairohjihanhumairoh07@gmail.com<p>Perkembangan digital telah mengubah cara perusahaan memasarkan produknya, dari cara-cara lama menuju digital marketing yang mengandalkan data. Agar strategi digital marketing berhasil, perusahaan perlu mampu mengelola data pelanggan, memahami perilaku pasar, dan memantau performa kampanye secara menyatu dan di sinilah Sistem Informasi Manajemen (SIM) memainkan peran pentingnya. Artikel ini membahas bagaimana SIM membantu perusahaan merancang dan menjalankan strategi digital marketing, dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional yang terbit dalam lima tahun terakhir. Dari kajian ini, ditemukan bahwa SIM berperan penting dalam empat hal, yaitu menentukan segmen dan target pasar, merencanakan konten dan kampanye, mempersonalisasi hubungan dengan pelanggan (CRM), serta mengukur dan mengevaluasi kinerja pemasaran digital. Ketika SIM diintegrasikan dengan platform digital marketing, perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat, menggunakan anggaran promosi secara lebih efisien, dan bersaing lebih baik, baik untuk UMKM maupun perusahaan besar.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ryan Achmad Fahrizi Siregar, Dwi Marhamah, Dimas Firmansyah, Jihan Humairohhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1059Manajemen Perubahan Budaya Organisasi Era Transformasi Digital: Optimalisasi Digital Manajemen Budaya untuk Generasi Muda2026-07-18T14:08:36+00:00Dinda Maharanidm9374690@gmail.comRindu Floresta S D Tariganrindudura84@gmail.comRiska Raskita Br Praskitariiska@gmail.comRoni Parlindungan Sipahutarroniparlindungan396@gmail.com<p>Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap cara organisasi menjalankan proses bisnis, berkomunikasi, dan membangun budaya organisasi. Perubahan budaya organisasi menjadi aspek yang sangat penting untuk memastikan organisasi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan daya saing, serta menciptakan lingkungan kerja yang inovatif dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen perubahan budaya organisasi di era transformasi digital serta mengkaji optimalisasi media digital sebagai sarana dalam memperkuat budaya organisasi, khususnya bagi generasi muda yang memiliki karakteristik adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, buku, dan sumber terpercaya yang berkaitan dengan transformasi digital, manajemen perubahan, budaya organisasi, dan media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan perubahan budaya organisasi dipengaruhi oleh kepemimpinan yang adaptif, komunikasi yang terbuka, pemanfaatan teknologi digital, serta keterlibatan aktif seluruh anggota organisasi. Selain itu, media digital seperti media sosial, aplikasi kolaborasi, dan platform pembelajaran digital mampu meningkatkan partisipasi, kreativitas, inovasi, serta memperkuat nilai-nilai organisasi di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, organisasi perlu mengembangkan strategi perubahan yang terencana, berorientasi pada teknologi, dan didukung oleh pengembangan kompetensi sumber daya manusia agar mampu menciptakan budaya organisasi yang adaptif, inklusif, berkelanjutan, serta siap menghadapi tantangan dan peluang di era transformasi digital.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dinda Maharani, Rindu Floresta S D Tarigan, Riska Raskita Br P, Roni Parlindungan Sipahutarhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1058Prediksi Volatilitas Harga Minyak Mentah dan Emas Menggunakan Random Forest Regression Berdasarkan Data Yahoo Finance2026-07-18T15:26:57+00:00Nuri Natasyanurinatasya2006@gmail.comNur Amelia Syahputrisyahputrinuramelia@gmail.comRindi Agustiarndagustia@gmail.comImam Saputrasaputraimam69@gmail.com<p>Ketidakpastian harga minyak mentah (<em>crude oil</em>) yang ekstrem mengharuskan tersedianya model estimasi volatilitas yang presisi untuk kebutuhan manajemen risiko keuangan. Meskipun algoritma <em>Random Forest Regressor</em> populer karena ketangguhannya terhadap data non-linear, penggunaannya pada deret waktu finansial non-stasioner sering kali memicu masalah ekstrapolasi yang berdampak pada nilai <em>Coefficient of</em> <em>Determination</em> (R^2) bernilai negatif pada data uji<em> (out-of-sample)</em>. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kerangka kerja rekayasa fitur berbasis stasioneritas dan restriksi kedalaman pohon <em>(tree depth constraint)</em> guna mengatasi kelemahan ekstrapolasi tersebut. Data historis harian <em>Crude Oil Futures</em> (CL=F) periode 2015–2024 ditarik dari Yahoo Finance. Fitur nominal mutlak ditransformasikan menjadi bentuk stasioner terstandarisasi, meliput rasio pergerakan rata-rata (SMA_Ratio), persentase perubahan harga (Price_Pct_Change), lebar pita relatif (BB_Bandwidth), serta penyertaan <em>lagged target volatility</em> (V<sub>t-1</sub>) Data dibagi secara sekuensial temporal dengan rasio 80:20. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model teroptimasi berhasil membalikkan nilai R<sup>2</sup> dari -1,1664 (pada Model Baseline) menjadi +0,9174 (pada Model Teroptimasi) pada data uji <em>out-of-sample</em>. Selain itu, nilai <em>Root Mean Squared Error</em> (RMSE) berhasil dipangkas sebesar 80,46% (menjadi 0,0312) dan <em>Mean Absolute Error</em> (MAE) berkurang sebesar 81,56% (menjadi 0,0205). Analisis <em>feature importance</em> mengonfirmasi dominasi V<sub>t-1</sub> (62,4%) dan BB_Bandwidth (18,2%), yang membuktikan fenomena <em>volatility clustering</em>. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelemahan ekstrapolasi pada <em>Random Forest</em> dapat diatasi melalui rekayasa fitur stasioner tanpa perlu beralih ke arsitektur <em>Deep Learning</em> yang kompleks.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Random Forest; Volatilitas Minyak Mentah; Rekayasa Fitur; Stasioneritas; Out-of-Sample; R<sup>2</sup> Negatif</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nuri Natasya, Nur Amelia Syahputri, Rindi Agustia, Imam Saputrahttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1060Penguatan Kemitraan Multipihak sebagai Strategi Mendorong Pertumbuhan Inklusif di UMKM2026-07-18T16:26:33+00:00Putri Nabila Nasutionputrinabilanst8@gmail.comLusiana Cahaya Efrida Siraitlusianasirait539@gmail.comMelvina Widya Sarimelvinawidyasari261@gmail.comDian Purnama Saridianpurnama047@gmail.com<p>Pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu diikuti oleh pemerataan manfaat bagi seluruh pelaku usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pola kemitraan multipihak (pentahelix) yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam mendorong pertumbuhan inklusif UMKM, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung, penghambat, dan strategi penguatannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang didukung data primer melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan terhadap dua UMKM di Kota Medan, yaitu UMKM A di Jalan Sisingamangaraja yang bergerak di bidang makanan dan bermitra dengan lembaga keuangan serta platform digital, dan UMKM B di Jalan Sakti Lubis yang bermitra secara bisnis-ke-bisnis dengan program pemerintah dan sejumlah kafe. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan yang terstruktur dengan kesepakatan formal, pembagian peran yang jelas, dan evaluasi berkelanjutan memberikan dampak lebih signifikan dibandingkan kemitraan yang bersifat insidental. Kedua UMKM menegaskan bahwa kepercayaan dan kejujuran antaraktor menjadi fondasi utama keberlanjutan kemitraan, di samping tantangan teknis seperti kualitas layanan platform digital dan minimnya integrasi data antarlembaga. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kemitraan melalui formalisasi kerja sama, forum koordinasi lintas sektor, optimalisasi peran media, serta evaluasi berkala guna memastikan pemerataan manfaat ekonomi bagi UMKM, khususnya usaha mikro yang menjadi mayoritas pelaku usaha di Indonesia.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Putri Nabila Nasution, Lusiana Cahaya Efrida Sirait, Melvina Widya Sari, Dian Purnama Sarihttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1067Pengaruh Pengetahuan Perpajakan Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa2026-07-19T02:30:43+00:00Cindy Efrisillacndyfrisilla@gmail.comNurhayati Nurhayatinurhayati.0889@gmail.comAisyah Juliantiaisyahjulianti375@gmail.comKanaya Thabitaknaya9297@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 39 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4 melalui pengujian outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, ditunjukkan oleh nilai outer loading, Average Variance Extracted (AVE), Composite Reliability, Cronbach's Alpha, dan Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT) yang memenuhi batas yang direkomendasikan. Nilai R-Square sebesar 0,709 menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan mampu menjelaskan 70,9% variasi minat berwirausaha mahasiswa. Hasil pengujian hipotesis memperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,842, nilai t-statistics sebesar 9,972, dan p-value sebesar 0,000, sehingga pengetahuan perpajakan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi perpajakan dapat menjadi salah satu strategi untuk mendorong tumbuhnya minat berwirausaha di kalangan mahasiswa.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Cindy Efrisilla, Nurhayati Nurhayati, Aisyah Julianti, Kanaya Thabitahttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1061Pengaruh Kepercayaan Kepada Pemerintah Dan Kesadaran Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak2026-07-19T02:44:40+00:00Naysha Rama Putrinaysharamaputri@email.comNurhayati Nurhayatinurhayati.0889@gmail.comMeyranti Dwi Andinimeyrantidwiandini@icloud.comFidya Triamandafidyatriamanda@email.com<p>Kepatuhan wajib pajak merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan penerimaan negara melalui sektor perpajakan. Namun, tingkat kepatuhan wajib pajak masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kepercayaan kepada pemerintah dan kesadaran pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan kepada pemerintah dan kesadaran pajak terhadap kepatuhan wajib pajak di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dari 52 responden yang mengisi kuesioner, sebanyak 46 responden memenuhi kriteria penelitian dan dijadikan sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepercayaan kepada pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai <em>t-statistic</em> sebesar 1,491 dan <em>p-value</em> sebesar 0,136. Sebaliknya, kesadaran pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai <em>t-statistic</em> sebesar 11,026 dan <em>p-value</em> sebesar 0,000. Selain itu, nilai R-Square sebesar 0,714 menunjukkan bahwa kepercayaan kepada pemerintah dan kesadaran pajak secara bersama-sama mampu menjelaskan 71,4% variasi kepatuhan wajib pajak, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran pajak menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dibandingkan kepercayaan kepada pemerintah.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Naysha Rama Putri, Nurhayati Nurhayati, Meyranti Dwi Andini, Fidya Triamandahttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1069Pengaruh Kolaborasi Lintas Disiplin Gen Z Dan Inovasi Digital Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Daya Saing Ekonomi Berkelanjutan 2026-07-19T02:59:35+00:00Indah Fania Susiana Sianturifaniasianturi840@gmail.comCorest Mesi Valdi Berutukoresberutu@email.comMisi Liviamisiliviaa@email.comSixson Roberto Simangusongmsixson@gmail.com<p>Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam pembangunan ekonomi dan sosial, sehingga diperlukan kolaborasi lintas disiplin untuk meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks. Generasi Z sebagai generasi yang tumbuh bersama teknologi memiliki potensi besar dalam menciptakan inovasi dan membangun sinergi lintas bidang untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kolaborasi lintas disiplin Gen Z dan inovasi digital terhadap pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan daya saing ekonomi berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi lintas disiplin Gen Z dan inovasi digital berpengaruh positif terhadap pemberdayaan masyarakat. Selain itu, pemberdayaan masyarakat berkontribusi dalam meningkatkan daya saing ekonomi berkelanjutan melalui penguatan kapasitas, peningkatan literasi digital, serta pemanfaatan teknologi untuk aktivitas ekonomi produktif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model pemberdayaan berbasis kolaborasi dan inovasi digital, serta menjadi rekomendasi praktis bagi pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan komunitas dalam merumuskan strategi pembangunan ekonomi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Indah Fania Susiana Sianturi, Corest Mesi Valdi Berutu, Misi Livia, Sixson Roberto Simangusonghttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1068Analisis Faktor-faktor Pajak Generasi Gen-Z Di Kota Medan 2026-07-19T03:18:26+00:00Lirasyah Attika Dewiraelvark@gmail.comNurhayati Nurhayatinurhayati@gmail.comJihan Agustiajihanagustia266@gmail.comMuhammad Daffamuhammaddff11@gmail.com<p>Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang berperan penting dalam membiayai pembangunan nasional. Rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak, khususnya pada Generasi Z, menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesadaran perpajakan dan literasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak Generasi Z di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 40? responden yang termasuk Generasi Z dan telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak. Analisis data dilakukan menggunakan metode <em>Partial Least Squares-Structural Equation Modeling</em> PLS-SEM melalui aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki nilai koefisien determinasi R² sebesar 0,512, yang berarti variabel independen mampu menjelaskan 51,2% variasi kepatuhan wajib pajak. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa literasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak ? = 0,585; p = 0,007, sedangkan kesadaran perpajakan tidak berpengaruh signifikan ? = 0,191; p = 0,458. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi perpajakan lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak Generasi Z dibandingkan hanya meningkatkan kesadaran perpajakan.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Lirasyah Attika Dewi, Nurhayati Nurhayati, Jihan Agustia, Muhammad Daffahttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1070Pengaruh Sistem Informasi Keuangan Digital Terintegrasi Terhadap Efisiensi Operasional dan Daya Saing Usaha UMKM yang Dikelola Mahasiswa2026-07-19T03:33:38+00:00Sutriani Sutrianisutrianihani211@gmail.comSri Cempaka Simbolonsricempaka84@gmail.comTio Sondang Manullangmanullangtiosondang@gmail.comSixson Roberto Simangungsongmsixson@gmail.com<p>Perkembangan transformasi digital mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk yang dikelola oleh mahasiswa, untuk mengadopsi teknologi yang mampu meningkatkan kualitas pengelolaan usaha. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan Sistem Informasi Keuangan Digital Terintegras<em>i</em> yang mendukung proses pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan keuangan secara lebih efektif, efisien, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Informasi Keuangan Digital Terintegrasi terhadap efisiensi operasional dan daya saing usaha UMKM yang dikelola mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa yang mengelola UMKM. Analisis data dilakukan menggunakan metode <em>Structural Equation Modeling–Partial Least Squares</em> (SEM-PLS). Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Keuangan Digital Terintegrasi mampu meningkatkan efisiensi operasional melalui proses pencatatan keuangan yang lebih cepat, akurat, dan transparan, serta meningkatkan daya saing usaha UMKM yang dikelola mahasiswa melalui pengambilan keputusan yang lebih tepat, peningkatan produktivitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta perubahan pasar. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi mahasiswa pelaku UMKM, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam mendukung percepatan transformasi digital serta peningkatan daya saing UMKM.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Sutriani Sutriani, Sri Cempaka Simbolon, Tio Sondang Manullang, Sixson Roberto Simangungsonghttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1076Pengaruh Pomosi Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Di Shopee (Studi Kasus Mahasiswa STIM Sukma)2026-07-19T04:16:14+00:00Randi Pratamarandipratama01112006@gmail.comNahar Mubinnaharmubin15@gmail.comM. Aidil Fitrahaidilini246@gmail.comIhsan Iskandarihsaniskandains@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi dan citra merek terhadap keputusan pembelian pada aplikasi Shopee di kalangan mahasiswa STIM Sukma. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STIM Sukma yang pernah melakukan pembelian melalui aplikasi Shopee. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>purposive sampling</em> dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan <em>skala likert</em>. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada aplikasi Shopee. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian mahasiswa STIM Sukma.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Randi Pratama, Nahar Mubin, M. Aidil Fitrah, Ihsan Iskandarhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1081Analisis Pengaruh Kualitas Penggunaan ChatBot Terhadap Keputusan Pembelian Pada Marketplace Shopee2026-07-19T04:36:13+00:00Yuni Amelialiayuni1528@gmail.comYolanda Mahniaryolandamahniar90@gmail.comTrisya Maharanitrisyamaharani0402@gmail.comSixson Roberto Simangunsongmsixson@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas penggunaan ChatBot terhadap keputusan pembelian pada marketplace Shopee. Chatbot merupakan salah satu inovasi layanan berbasis kecerdasan buatan yang digunakan Shopee untuk membantu konsumen memperoleh informasi produk, status pesanan, dan layanan lainnya secara cepat dan otomatis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 37 responden pengguna Shopee yang pernah berinteraksi dengan fitur chatbot dan pernah melakukan pembelian. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Kualitas Layanan Chatbot berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dengan nilai Original Sample sebesar 0,552, T-Statistics sebesar 2,973 (>1,96), dan P-Values sebesar 0,003 (<0,05). Nilai R-Square sebesar 0,305 menunjukkan bahwa kualitas layanan chatbot mampu menjelaskan 30,5% variasi keputusan pembelian, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti harga, kualitas produk, dan promosi. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas layanan chatbot dari sisi kecepatan respons, keakuratan informasi, dan kemudahan penggunaan, semakin besar pula kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian di Shopee.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yuni Amelia, Yolanda Mahniar, Trisya Maharani, Sixson Roberto Simangunsonghttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1077Pengaruh Literasi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM di Kota Medan2026-07-19T04:36:18+00:00Rara Pram Mitararaframita2580@gmail.comNurhayati Nurhayatinurhayati.0889@gmail.comEka Cempaka Anggrainiekacempakaanggraini@gmail.comNurpelita P Hutagalungnurpelitahutagalung@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 31 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan menggunakan metode <em>Partial Least Squares-Structural Equation Modeling</em> (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM dengan nilai <em>path coefficient</em> sebesar 0,771, <em>T-Statistics</em> sebesar 14,136, dan <em>P-Value</em> sebesar 0,000, sehingga hipotesis penelitian diterima. Nilai <em>R-Square</em> sebesar 0,595 menunjukkan bahwa literasi pajak mampu menjelaskan 59,5% variasi kepatuhan wajib pajak UMKM. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman pelaku UMKM mengenai hak, kewajiban, perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Oleh karena itu, peningkatan literasi pajak melalui edukasi dan sosialisasi perlu terus dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak UMKM.</p>2026-08-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rara Pram Mita, Nurhayati Nurhayati, Eka Cempaka Anggraini, Nurpelita P Hutagalunghttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1072Ketika Protes Berujung Petaka: Analisis Yuridis-Psikologis Kasus PHK Akibat Mangkir Kerja Pasca -Demosi (Studi Kasus Misdianti vs PT Antares Sinar Karunia)2026-07-19T04:46:28+00:00Kharisma Vivi Alfianakharisma.vivi20@gmail.comYuni Syafrina Yasyfinyunisyafrina27@gmail.comNazmah Nazmahnazmah@stimsukmamedan.ac.id<p>Hubungan industrial yang sehat menuntut keseimbangan antara kepentingan pengusaha dan hak normatif pekerja, sebuah keseimbangan yang kerap terganggu di masa krisis ekonomi. Artikel ini menganalisis sengketa perselisihan hubungan industrial antara Misdianto (Penggugat) melawan PT Antares Sinar Karunia (Tergugat) sebagaimana diputus dalam Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 248/Pdt.Sus-PHI/2022/PN Mdn. Sengketa berawal dari pemotongan upah sepihak selama pandemi Covid-19, demosi jabatan, hingga tindakan mangkir yang berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan kualifikasi pengunduran diri. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus, didukung analisis interdisipliner antara hukum ketenagakerjaan dan perilaku organisasi khususnya konsep psychological contract dan withdrawal behavior. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegagalan komunikasi administratif menjadi akar sengketa, tindakan mangkir tanpa dasar hukum yang kuat merugikan posisi pekerja secara yuridis, dan majelis hakim tetap menegakkan prinsip keadilan proporsional dengan menolak gugatan rekonvensi perusahaan. Kajian ini diharapkan memberi kontribusi pembelajaran bagi manajemen sumber daya manusia dan praktisi hukum ketenagakerjaan dalam mengelola risiko sengketa kerja di masa mendatang.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Kharisma Vivi Alfiana, Yuni Syafrina Yasyfin, Nazmah Nazmahhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1082Manajemen Konflik dan Efektivitas Jalur Bipartit dalam Penyelesaian Perselisihan PHK Sepihak: Studi Kasus di PHI Medan2026-07-19T05:23:43+00:00Sahono Sahonoegcsahono@gmail.comIntan Syahputriintansyahputri63@gmail.comZulkhaira Zulkhairazulk77157@gmail.comNazmah Nazmahnazmah@stimsukmamedan.ac.id<p>Perundingan bipartit diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 sebagai <em>ultimum remedium</em> (instrumen penyelesaian utama dan terakhir di tingkat internal) demi mewujudkan prinsip musyawarah mufakat dalam hubungan industrial. Namun, pada realitas empiris, mekanisme ini sering kali mengalami kegagalan substantif (<em>substantive failure</em>), khususnya pada klaster perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak. Artikel ini bertujuan menganalisis secara mendalam efektivitas jalur bipartit dan dinamika manajemen konflik dengan membedah Putusan PHI Medan Nomor: 233/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Mdn antara pekerja tetap bagian produksi melawan PT Tirtasari Sumber Murni. Menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan sosio-legal (<em>socio-legal approach</em>), hasil analisis menunjukkan bahwa kegagalan total jalur bipartit dipicu oleh tiga faktor interrelasi: (1) Dominasi gaya manajemen konflik <em>dominating-competing</em> secara rigid oleh pihak pengusaha, (2) Sirnanya elemen <em>trust</em> akibat <em>breach of contract</em> (pengingkaran) terhadap Persetujuan Bersama yang sempat disepakati sebelumnya, dan (3) Reduksi fungsi eksistensial jalur bipartit yang terdegradasi menjadi sekadar "formalitas administratif birokratis" demi menggugurkan prasyarat formil beracara ke ranah litigasi. Penelitian ini merekomendasikan adanya reformulasi regulasi yang memberikan sanksi bagi pihak yang beriktikad buruk (<em>bad faith</em>) selama proses bipartit berlangsung.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Sahono Sahono, Intan Syahputri, Zulkhaira Zulkhaira, Nazmah Nazmahhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1088Peran Digitalisasi Perpajakan Dalam Meningkatkan Kepatuhan Pajak Pelaku UMKM2026-07-19T07:03:49+00:00Hastina Fahiahastinafahia30@gmail.comNurhayati Nurhayatinurhayati.0889@gmail.comMartha Heriyanti Pasaribuprivatetata01@email.comDewi Nitamidewinitami3@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi perpajakan terhadap kepatuhan pajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 75 pelaku UMKM yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan menggunakan layanan perpajakan digital. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak pelaku UMKM dengan nilai <em>path coefficient </em>sebesar 0,840, <em>T-statistics </em>sebesar 27,322, dan <em>P-values </em>sebesar 0,000. Nilai <em>R-Square </em>sebesar 0,705 menunjukkan bahwa digitalisasi perpajakan mampu menjelaskan 70,5% variasi kepatuhan pajak. Selain itu, nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,974 untuk digitalisasi perpajakan dan 0,971 untuk kepatuhan pajak menunjukkan bahwa instrumen penelitian sangat reliabel. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan implementasi digitalisasi perpajakan dapat meningkatkan kepatuhan pajak pelaku UMKM sehingga perlu terus didukung melalui pengembangan layanan digital serta sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Hastina Fahia, Nurhayati Nurhayati, Martha Heriyanti Pasaribu, Dewi Nitamihttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1089Pengaruh Digitalisasi UMKM Dan Media Sosial Terhadap Peningkatan Daya Saing UMKM Di Kota Medan2026-07-19T07:23:54+00:00Andre Pratamaandre.pratama2105@gmail.comDwi Suci Ramadanidwisuciramadhan198@gmail.comSixson Roberto Simangunsongmsixson@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan digitalisasi dan media sosial sebagai strategi dalam meningkatkan daya saing usaha. Namun, belum semua UMKM mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital sehingga daya saingnya masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi UMKM dan media sosial terhadap peningkatan daya saing UMKM di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 50 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling. </em>Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM (?=0,333; p=0,023), sedangkan media sosial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM (?=0,515; p<0,001). Selain itu, nilai R-Square sebesar 0.605 menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM dan media sosial mampu menjelaskan 60,5% variasi daya saing UMKM, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukan bahwa media sosial memberikan pengaruh yang lebih dominan dibanding digitalisasi UMKM dalam meningkatkan daya saing. Oleh karena itu, optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dan media sosial perlu terus didorong sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Andre Pratama, Dwi Suci Ramadani, Sixson Roberto Simangunsonghttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1092Pengaruh Literasi Digital dan Pemanfaatan Sistem Informasi Terhadap Efektifitas Belajar Mahasiswa Mendukung Pendididkan Inklusif2026-07-19T07:52:42+00:00Gebi Ferawati Girsanggebiferawatigirsang@gmail.comLatifah Sundariatifahsundari0203@gmail.comCenitita Nabila Zaskiacenititanabilazaskia@gmail.comSixson Roberto Simangunsong4msixson@gmail.com<p>Perkembangan teknologi informasi mendorong perguruan tinggi untuk mengoptimalkan pemanfaatan Sistem Informasi Akademik (SIA) dalam mendukung proses pembelajaran dan pendidikan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan pemanfaatan SIA terhadap efektivitas belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 41 mahasiswa Program Studi Manajemen STIM Sukma Medan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas belajar, dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,506, T-statistics sebesar 2,288, dan P-values sebesar 0,022. Sementara itu, pemanfaatan SIA berpengaruh positif tetapi tidak signifikan, dengan koefisien jalur sebesar 0,355, T-statistics sebesar 1,636, dan P-values sebesar 0,102. Nilai R Square sebesar 0,642 menunjukkan bahwa 64,2% efektivitas belajar dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Gebi Ferawati Girsang, Latifah Sundari, Cenitita Nabila Zaskia, Sixson Roberto Simangunsonghttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1093Pengaruh Pemanfaatan Artificial Intelligence Terhadap Produktivitas Akademik Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan2026-07-19T08:43:23+00:00Devina Putri Sari Sitanggangdevinaputrisaris@gmail.comDame Sitorusdamesitorus903@gmail.comGrace Angel Berliana Pandianganggrace30@gmail.comSixson Roberto Simangunsongmsixson@gmail.com<p>memahami materi perkuliahan, termasuk di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma Medan. Kemudahan yang ditawarkan AI di satu sisi berpotensi meningkatkan efisiensi belajar, namun di sisi lain menimbulkan kekhawatiran terhadap ketergantungan dan penurunan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Permasalahan tersebut mendorong perlunya kajian empiris mengenai sejauh mana pemanfaatan AI benar-benar berkontribusi terhadap produktivitas akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan Artificial Intelligence terhadap produktivitas akademik mahasiswa STIM Sukma Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa aktif sebagai populasi penelitian, yang selanjutnya ditentukan sampelnya menggunakan teknik tertentu. Data yang terkumpul akan diolah menggunakan SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, regresi linear sederhana, uji t, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengukur besarnya kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat. Penelitian ini diharapkan menghasilkan bukti empiris mengenai hubungan pemanfaatan AI dan produktivitas akademik, sekaligus mendukung terwujudnya akses belajar yang lebih merata, efisien, dan inklusif bagi mahasiswa di era digital</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Devina Putri Sari Sitanggang, Dame Sitorus, Grace Angel Berliana Pandiangan, Sixson Roberto Simangunsonghttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1095Strategi Pemasaran Dan Pengelolaan Keuangan Pada Usaha Kuliner Tradisional Di Simpang Limun Kota Medan2026-07-19T09:37:44+00:00Naila Azwitanailaazwita2@gmail.com Juniarty Ningrumarty9302@gmail.comAnggel Nashilaanggelnasila@gmail.com<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada bidang kuliner tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pemasaran dan pengelolaan keuangan yang diterapkan oleh pelaku UMKM kuliner tradisional di kawasan Simpang Limun, Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha masih menerapkan strategi pemasaran konvensional dengan mengandalkan lokasi usaha yang strategis serta promosi dari mulut ke mulut (<em>word of mouth</em>). Meskipun demikian, beberapa pelaku usaha mulai memanfaatkan media sosial dan layanan pesan-antar daring sebagai media pemasaran. Dari sisi pengelolaan keuangan, mayoritas pelaku usaha masih melakukan pencatatan secara sederhana dan belum memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Rendahnya literasi keuangan dan keterbatasan pemanfaatan teknologi menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan mengenai pemasaran digital dan pengelolaan keuangan agar daya saing UMKM kuliner tradisional dapat meningkat secara berkelanjutan.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Naila Azwita, Juniarty Ningrum, Anggel Nashilahttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1096Beyond Knowledge Sharing: Reframing Innovative Service Behavior through Strategic Knowledge Accessibility in International Hotels2026-07-19T09:54:49+00:00Agus Setionoagust.idn@gmail.comNayla Nazwa Aleanayaanaylanazwa@gmail.comZahra Tussyifaf00xx4e@gmail.comTegar Sanjaya Dwi Putraegeeajahh@gmail.com<p style="text-align: justify; text-justify: inter-ideograph; margin: 0cm 0cm 6.0pt 0cm;">The advancement of digital transformation in the hospitality sector has reshaped the way organizations manage and leverage knowledge by moving beyond the traditional emphasis on knowledge exchange toward the strategic accessibility and utilization of valuable knowledge resources. While prior research has extensively highlighted knowledge sharing as a key driver of employee innovation, limited attention has been given to understanding how employees identify, access, and apply strategically relevant knowledge within digitally enabled organizational environments. To address this gap, this study introduces Strategic Knowledge Accessibility (SKA) as a novel construct that extends existing knowledge management perspectives and provides a new explanation for the development of Innovative Service Behavior (ISB). Grounded in the Knowledge-Based View (KBV), this study investigates the role of Digital HR Capability in facilitating SKA and examines how SKA contributes to employees’ innovative service behavior, while considering Leadership Support as a moderating factor that strengthens the translation of digital HR capabilities into strategic knowledge accessibility. The study was conducted among 335 employees of four- and five-star international chain hotels in Bali, Indonesia. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the latest version of SmartPLS. This study contributes to hospitality and human resource management literature by proposing SKA as an emerging knowledge mechanism that explains how digital HR capabilities enable employees to transform accessible strategic knowledge into innovative service practices. The findings offer practical implications for hotel organizations seeking to optimize digital HR ecosystems and leadership support to foster continuous service innovation.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Agus Setiono, Nayla Nazwa Alea, Zahra Tussyifa, Tegar Sanjaya Dwi Putrahttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1098Peran Hubungan Pelanggan Dalam Mendukung Pertumbuhan UMKM Kerajinan Cermin2026-07-19T10:13:21+00:00Mewa Dphiameiuwaw@gmail.comAnisa Fitianianisafi2003triani@gmail.comImelda Yati Lubisimeldayati736@gmail.com<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, kemampuan pelaku UMKM dalam membangun hubungan yang baik dengan pelanggan menjadi salah satu faktor penentu keberlangsungan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran hubungan pelanggan dalam mendukung pertumbuhan UMKM Kerajinan Cermin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah pemilik UMKM Kerajinan Cermin yang berdiri sejak tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi memperoleh pelanggan dilakukan melalui pemasaran langsung dengan menawarkan produk ke toko-toko houseware dan toko pecah belah. Hubungan pelanggan dipertahankan melalui komunikasi yang dilakukan secara rutin setiap dua hingga tiga hari sekali untuk mengetahui kebutuhan pelanggan. Strategi tersebut berhasil membentuk pelanggan tetap yang berasal dari Medan, Aceh, Sibolga, dan Pematangsiantar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang berkesinambungan mampu meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan sehingga mendukung pertumbuhan usaha. Dengan demikian, penerapan Customer Relationship Management (CRM) secara sederhana menjadi strategi yang efektif bagi UMKM dalam mempertahankan pelanggan dan meningkatkan daya saing usaha.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mewa Dphia, Anisa Fitiani, Imelda Yati Lubishttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1100Optimalisasi Kemitraan Antara UMKM Pariwisata, Lembaga Keuangan, dan Pemasaran Digital Sebagai Upaya Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif2026-07-19T11:27:17+00:00Zahra Mahardhikazahramahardhika5@gmail.comEva Dania Deparievadepari07@gmail.comSusan Trians Sinulinggasusantriyana221@gmail.comRoni Parlindungan Sipahutarroniparlindungan396@gmail.com<p>Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pariwisata memiliki peran strategis dalam mengakselerasi roda perekonomian daerah dan menciptakan lapangan kerja. Namun, pelaku UMKM pariwisata sering kali menghadapi kendala klasik seperti keterbatasan akses modal serta minimnya adopsi teknologi untuk pemasaran produk dan jasa mereka. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model optimalisasi kemitraan sinergis antara tiga pilar utama, yaitu UMKM pariwisata, lembaga keuangan baik perbankan maupun non-perbankan, serta platform pemasaran digital guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, didukung oleh studi literatur dan analisis data sekunder terkait integrasi finansial dan digitalisasi UMKM di sektor pariwisata.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi tripartit yang optimal dapat dicapai melalui integrasi layanan finansial berupa penyediaan skema pembiayaan mikro yang adaptif dan inklusif oleh lembaga keuangan dengan memanfaatkan data digital UMKM sebagai basis penilaian kredit (<em>credit scoring</em>). Selain itu, diperlukan transformasi digital yang terarah melalui pendampingan intensif bagi pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform pemasaran digital, media sosial, dan platform agen perjalanan daring guna memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat global. Langkah ini diperkuat dengan sinergi ekosistem berbasis teknologi di mana lembaga keuangan bertindak sebagai penyedia modal dan literasi keuangan, sedangkan platform digital berperan sebagai fasilitator pemasaran dan transaksi nontunai. Sinergi yang solid dari ketiga pilar ini terbukti tidak hanya meningkatkan daya saing dan pendapatan pelaku UMKM pariwisata secara signifikan, tetapi juga membuka akses ekonomi bagi masyarakat lokal yang sebelumnya belum terjangkau oleh layanan keuangan formal (<em>unbanked</em>). Dengan demikian, optimalisasi kemitraan ini menjadi instrumen krusial dalam mewujudkan pemerataan pendapatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Zahra Mahardhika, Eva Dania Depari, Susan Trians Sinulingga; Roni Parlindungan Sipahutarhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1099Implementasi Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial2026-07-19T11:29:50+00:00Siti Nur Bintang Harahapsnbintangh@gmail.comSukriadi Sukriadisukriadi5384@gmail.comDavid Nyak Syarif Acehnyaksyarifdafid@gmail.comNazmah Nazmahnazmah@stimsukmamedan.ac.id<p>Perselisihan hubungan industrial kerap timbul akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tidak didahului oleh penerapan fungsi manajemen sumber daya manusia (MSDM) secara memadai, khususnya pada fungsi pengintegrasian dan pemberhentian. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi fungsi-fungsi MSDM dalam perkara Putusan Mahkamah Agung Nomor 241 K/Pdt.Sus-PHI/2016 antara PT Indoking Aneka Agar-Agar Industri dan pekerjanya, serta mengidentifikasi implikasi putusan tersebut terhadap praktik pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kasus dan pendekatan perundang-undangan, menggunakan data sekunder berupa putusan pengadilan, peraturan perundang-undangan, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHK sepihak dalam perkara ini terjadi akibat lemahnya fungsi pengintegrasian, pendisiplinan, dan pemberhentian, yang ditandai dengan ketiadaan dokumentasi kinerja, komunikasi internal yang tidak konsisten, serta upaya menyamarkan PHK sebagai pengunduran diri. Mahkamah Agung menolak kasasi Tergugat dan memperbaiki putusan Judex Facti hanya pada besaran upah proses, dari 12 bulan menjadi 6 bulan sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 37/PUU-IX/2011. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepatuhan terhadap fungsi MSDM yang sistematis dapat mencegah timbulnya perselisihan hubungan industrial serta kerugian hukum dan finansial bagi perusahaan.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Siti Nur Bintang Harahap, Sukriadi Sukriadi, David Nyak Syarif Aceh, Nazmah Nazmahhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1107Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM Kuliner di Kecamatan Medan Petisah2026-07-19T12:38:41+00:00Nazwa Handayani Lubishandayaninazwa251@gmail.comAuliya Tri Nabilaauliyatri1007@gmail.comM. Ridhoridho@gmail.comSixson Roberto Simangunsongmsixson@gmail.com<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penguatan perekonomian daerah. Meskipun demikian, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan, seperti tidak melakukan pencatatan transaksi secara rutin, mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, serta kurang memahami penyusunan anggaran dan perencanaan keuangan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa literasi keuangan menjadi faktor penting dalam mendukung pengelolaan keuangan usaha secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan pelaku UMKM kuliner di Kecamatan Medan Petisah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM serta menjadi masukan bagi pelaku usaha dan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan guna mendukung keberlanjutan dan daya saing UMKM.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nazwa Handayani Lubis, Auliya Tri Nabila, M. Ridho, Sixson Roberto Simangunsonghttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1110Pengembangan UMKM Kota Medan Melalui Kolaborasi Dan Transformasi Digital Dalam Meningkatkan Daya Saing2026-07-19T12:41:01+00:00Fitri Winda Sarifitriwindasari63@gmail.comDia Fahdilladiafahdilla53@gmail.comTiara Angelina Hutagalungtiarahutagalung2007@gmail.comHusni Mubarakhusnimubarak0707@gmail.com<p>Transformasi digital merupakan proses pemanfaatan teknologi digital untuk mengubah cara pelaku usaha menjalankan aktivitas bisnis agar menjadi lebih efektif, efisien, dan kompetitif. Melalui transformasi digital, proses bisnis yang sebelumnya dilakukan secara konvensional kini dapat dilakukan secara digital, mulai dari pemasaran produk, komunikasi dengan pelanggan, pencatatan keuangan, pengelolaan persediaan, hingga proses transaksi pembayaran. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa buku-buku referensi, artikel ilmiah yang relevan dengan penelitian, berita yang bersumber dari media massa, maupun publikasi dari instansi pemerintah atau lembaga terkait dan juga buku-buku referensi. Metode analisis data dalam penelitian ini dengan deskriptif kualitatif dengan melakukan literatur review artikel-artikel penelitian terkait transformasi digital pada UMKM. Hasil Penelitian Menunjukkan Transformasi digital memberikan berbagai manfaat bagi pelaku UMKM, antara lain meningkatkan efektivitas operasional, mempercepat proses transaksi, mempermudah komunikasi dengan pelanggan, serta membantu pelaku usaha dalam mengambil keputusan berdasarkan data penjualan.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fitri Winda Sari, Dia Fahdilla, Tiara Angelina Hutagalung, Husni Mubarakhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1111Penguatan Kemitraan Sektor Fintech untuk Mendukung Pertumbuhan UMKM yang Inklusif2026-07-19T12:48:53+00:00Risna Yanti Lubisyantirisna708@gmail.comRizky Fadilah Nasutionfadilahnasution67@gmail.comEmelia Siahaanemeliasrsiahaan@gmail.comSri Devi Siahaansridevisiahaan141@gmail.comRegen Regenevikuritongahrp6874@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kemitraan sektor <em>financial technology </em>(fintech) dalam mendukung pertumbuhan UMKM yang inklusif. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui kuesioner dan wawancara terhadap 65 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan fintech mampu memperluas akses pembiayaan, meningkatkan inklusi keuangan, serta mendorong efisiensi pengelolaan usaha. Sebagian besar informan menilai kemitraan fintech memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM melalui kemudahan akses modal, transaksi digital, dan peningkatan daya saing. Sinergi antara pemerintah, penyedia fintech, lembaga keuangan, dan pelaku UMKM menjadi faktor penting dalam mewujudkan pertumbuhan usaha yang inklusif dan berkelanjutan.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Risna Yanti Lubis, Rizky Fadilah Nasution, Emelia Siahaan, Sri Devi Siahaan, Regen Regenhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1114Transformasi Digital dan Ekonomi Inklusif pada Sektor UMKM Sumatera Utara: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis di Era Society 5.02026-07-19T12:50:22+00:00Fikra Ananda Syahputranandajogal71@gmail.comHanifa Hanifahanifanifa573@gmail.comSindy Artika Gokmaulisindysinaga07@gmail.com<p>Akselerasi transformasi digital di era Society 5.0 menuntut kesiapan adaptasi yang inklusif pada seluruh lini perekonomian, tidak terkecuali pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi pilar stabilitas ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Kendati demikian, realitas di lapangan menunjukkan adanya paradoks digitalisasi berupa jurang pemisah yang lebar (digital divide) antara kesiapan teknologi di wilayah urban dengan keterbatasan infrastruktur di wilayah rural. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sebuah arsitektur teknologi informasi (TI) dan Ilmu Komputer yang ramah terhadap keterbatasan modal gawai serta kuota internet pelaku usaha kecil, sekaligus menyusun model kemitraan kelembagaan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan kualitatif melalui Tinjauan Literatur Sistematis atau Systematic Literature Review (SLR). Proses seleksi data sekunder dilakukan secara transparan melalui empat tahapan protokol ketat (identifikasi, skrining, kelayakan, dan inklusi) terhadap 10 artikel jurnal inti bereputasi (rentang tahun 2020–2026) serta dokumen makro sektoral dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa implementasi arsitektur teknologi yang bersifat murah namun berdampak besar (low-cost high-impact) seperti model Software as a Service (SaaS), pemanfaatan algoritma data mining skala mikro, serta perancangan aplikasi berbasis Offline-First Architecture yang ditopang secara struktural oleh kemitraan kelembagaan Triple-Helix (Akademisi, Industri, dan Pemerintah) mampu mereduksi hambatan biaya investasi modal TI awal hingga sebesar 40%. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital dasar secara kolektif berbasis komunitas (peer-to-peer learning) dan penyediaan arsitektur sistem informasi yang adaptif dengan jaringan lokal merupakan prasyarat mutlak demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang merata dan inklusif di Sumatera Utara.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fikra Ananda Syahputra, Hanifa Hanifa, Sindy Artika Gokmaulihttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1115Pengaruh Social Commerce Partnership dan Electronic Word of Mouth terhadap Minat Beli Mahasiswi STIM SUKMA pada Produk Skincare Scarlett2026-07-19T12:54:41+00:00Elfah Deayana dyanaelfa@gmail.comIshan Iskandar Ishaniskandar@gmail.comTiwi Priscilla Lumban Gaoltiwipriscillalumbangaol@gmail.comHafiz Hardiansyahhafizhardiansyah18@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Commerce Partnership dan Electronic Word of Mouth terhadap Minat Beli mahasiswa STIM SUKMA pada produk skincare Scarlett. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Commerce Partnership berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli dengan nilai signifikansi 0,043. Electronic Word of Mouth juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli dengan nilai signifikansi <0,001. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli dengan nilai signifikansi <0,001. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,689 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan Minat Beli sebesar 68,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Elfah Deayana , Ishan Iskandar , Tiwi Priscilla Lumban Gaol, Hafiz Hardiansyahhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1113Pengaruh Google Business Profile Terhadap Keputusan Pembelian Produk UMKM Olahan Buah2026-07-19T13:01:01+00:00Nuratika Nuratikaatikanur652@gmail.comIhsan Iskandarihsaniskandains@gamil.comKasry Lediani Br Kabankasrykaro@gmail.comSiti Nurhaliza Dayantisitinurhalizaa371@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan platform digital sebagai media promosi dan penyedia informasi bisnis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Google Business Profile terhadap keputusan pembelian pada UMKM Olahan Buah setelah kegiatan pendampingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dianalisis menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) melalui dua konstruk utama, yaitu Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik UMKM, dan dokumentasi performa Google Business Profile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Business Profile memberikan manfaat dalam meningkatkan visibilitas usaha, memudahkan penyampaian informasi bisnis, serta membantu pelanggan menemukan lokasi usaha melalui Google Search dan Google Maps. Data performa menunjukkan profil bisnis memperoleh 151 kali tampilan dan 91 interaksi pengguna selama periode pengamatan, yang menunjukkan adanya ketertarikan pengguna terhadap informasi usaha. Selain itu, Google Business Profile dinilai mudah digunakan oleh pelaku UMKM dalam mengelola informasi bisnis secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Google Business Profile mendukung pemasaran digital UMKM serta berpotensi meningkatkan keputusan pembelian konsumen.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nuratika Nuratika, Ihsan Iskandar, Kasry Lediani Br Kaban, Siti Nurhaliza Dayantihttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1119Strategi Kemitraan UMKM Kuliner dalam Meningkatkan Pemasaran untuk Mendorong Pertumbuhan Inklusif2026-07-19T13:38:52+00:00Syaskia Anjumasyaskiaanjuma75@gmail.comQori Ahmad Pasya Nasutionqoriahmadpasyanasution@gmail.comIhsan Iskandarihsaniskandains@gmail.com<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan membuka peluang usaha bagi kelompok masyarakat yang selama ini kurang terjangkau sektor formal. Namun demikian, keterbatasan modal, rendahnya literasi digital, dan lemahnya jaringan pemasaran masih menjadi kendala utama bagi keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kemitraan yang dijalankan pelaku UMKM kuliner dalam meningkatkan pemasaran serta kontribusinya terhadap pertumbuhan usaha yang inklusif. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada usaha kuliner “Kedai Rasa Bunda”. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan dengan pemasok bahan baku memperkuat stabilitas produksi dan kualitas produk, sementara pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp secara konsisten memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan jumlah pelanggan. Meskipun demikian, pelaku usaha masih menghadapi tantangan berupa persaingan usaha yang semakin ketat dan fluktuasi harga bahan baku yang menekan margin keuntungan. Kemitraan yang dibangun secara berkelanjutan terbukti mampu memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendukung pertumbuhan yang lebih inklusif bagi UMKM kuliner berskala kecil.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Syaskia Anjuma, Qori Ahmad Pasya Nasution, Ihsan Iskandarhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1118Pengaruh Budaya Organisasi Perhotelan Inklusif terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Hotel 2026-07-19T13:39:38+00:00Aisyah Humairah Syanisyaniaisyah062@gmail.comRafiqa Putri Ramdhanirafiqaputrirmadhani@gmail.comIntan Syifa Khairaniintansyifa0403@gmail.comVicky Alrikavickyalrika@gmail.comNazmah Nazmahnazmah@stimsukmamedan.ac.id<p>Industri perhotelan menghadapi tantangan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif untuk meningkatkan kualitas layanan melalui sumber daya manusia yang berkinerja tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi perhotelan inklusif terhadap kepuasan kerja karyawan dengan menggunakan McKinsey 7S Framework sebagai landasan teoritis utama. Budaya organisasi perhotelan inklusif dikonstruksikan melalui tujuh elemen McKinsey 7S, yaitu <em>strategy, structure, systems, shared values, skills, style</em>, dan <em>staff</em>, yang dipandang sebagai faktor pembentuk budaya organisasi yang mendukung keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas di lingkungan kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 109 karyawan hotel bintang 3 di Medan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa budaya organisasi perhotelan inklusif yang dibangun melalui keselarasan tujuh elemen McKinsey 7S berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Temuan penelitian diharapkan memperluas penerapan McKinsey 7S Framework dalam kajian perilaku organisasi sektor perhotelan serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen hotel dalam membangun budaya organisasi yang lebih inklusif guna meningkatkan kesejahteraan karyawan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Aisyah Humairah Syani, Rafiqa Putri Ramdhani, Intan Syifa Khairani, Vicky Alrika, Nazmah Nazmahhttps://journals.lppm-sukma.id/index.php/senashtek/article/view/1120Penguatan Kemitraan Digital melalui QRIS untuk Mendorong Pertumbuhan Inklusif pada UMKM 2026-07-19T13:50:03+00:00Nur Liza Yananurlizayana@gmail.comGita Agustingitaagustin462@gmail.comAbdur Rahman Lubisabdurrahmanlubis842@gmail.comDiana Suksesiwaty Lubisladydiana.loebs@gmail.com<p>Transformasi digital telah mendorong perubahan dalam sistem pembayaran di Indonesia, salah satunya melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) [1]. Kehadiran QRIS tidak hanya mempermudah proses transaksi, tetapi juga membuka peluang terbentuknya kemitraan yang lebih erat antara pemerintah, lembaga keuangan, penyedia layanan pembayaran, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penguatan kemitraan digital melalui implementasi QRIS dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang telah menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan digital memberikan berbagai manfaat, seperti meningkatnya kemudahan transaksi, efisiensi operasional, perluasan akses pasar, serta meningkatnya literasi keuangan digital. Selain itu, dukungan pemerintah dan lembaga keuangan melalui pelatihan serta pendampingan turut memperkuat keberhasilan implementasi QRIS. Dengan demikian, penguatan kemitraan digital menjadi salah satu strategi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.</p>2026-08-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nur Liza Yana, Gita Agustin, Abdur Rahman Lubis, Diana Suksesiwaty Lubis